Tuesday, February 17, 2015

Day 20 : kepada; kamu, yang mengagumiku

Dear Panji,

Itu namamu, kan? Meski kita tak pernah bertatap hingga sekarang, tapi suaramu pada sambungan telpon selalu menarik tawa dalam kepenatanku. Bagaimana tidak, kau yang hanya tahu wajahku dari display picture BBm dengan tanpa malu mengatakan kepada rekanmu, kau mengagumiku.

"Halo selamat siang?" jawabmu ketika aku menelpon untuk mengajukan komplen ke kantormu.

"Panji, ya?" tanyaku langsung. Aku memang sudah hafal suaramu. Dan dari nada bicaramu yang khas, memudahkanku menerka siapa pria yang mengangkat teleponku kali ini.

"Iya, ini siapa?" tanyamu kembali. Dari nadamu saja, aku sudah bisa membayangkan seperti apa wajahmu jika sedang menerka siapa aku.

Sembari menahan tawa, aku jawab siapa aku. Dan kau pun akan mengulang menyebut nama lengkapku.

"Oh, Astrie. Astrie Nova?"

"Iya." dan akhirnya muncul juga gangguan di belakangmu yang ketika tahu aku menelpon mereka menyorakimu. Dapat kudengar suara di belakang. Mereka terus menggodamu dan sepertinya membuatmu merasakan seperti apa pipi yang memerah.

Hahaha, sudahlah, aku tak kuasa menahan tawa. Aku mau tanya padamu, apa benar dasar kau mengagumiku karena aku cantik, sepertinya baik, dan lemah lembut? Hmmmmm, pas bagian aku lemah lembut, aku sedikit tersinggung, hahaha, tenang aku bercanda.

Aku ini bukan wanita lemah lembut, Panji. Kau salah menerka sosok aku. Ya, kalau di telpon aku lembut, percayalah itu hanya tuntutan profesi, upss!!! Aslinya aku perempuan yang banyak bicara. Bisa dikategorikan bawel. Jadi soal lemah lembut, kau salah besar.

Terima kasih, ya, sudah mau mengagumiku. Aku menghormati perasaanmu, sungguh. Meski kita belum bertemu, percayalah jika Tuhan menghendaki kita pasti bertemu.

Soal kamu sengaja ke kantorku dan tak bertemu denganku, aku minta maaf. Andai saja aku tahu kau yang mengirimkan pesananku langsung, aku pasti yang akan menerimanya. Mudah-mudahan lain waktu kita bisa bertemu juga ya.

Sekali lagi, terima kasih, kejujuranmu membuatku sedikitnya juga mengagumi sosokmu.

See you one day, Panji

Astrie Nova

No comments:

Post a Comment