Sunday, May 5, 2013

Perpisahan didepan Mata..

Semua yang kutakutkan akhirnya terjadi. Kini, bukan lagi jarak yang memisahkan kita saat ini. Bahkan, hati kita pun sudah tak lagi saling bertaut. Aku sedih, semua terjadi secepat ini. Secepat waktu yang tak pernah kubayangkan sebelumnya.

Tak bijak rasanya jika masih mempersalahkan jarak, sementara kita mampu melewatinya di 2 tahun kebersamaan kita yang istimewa. Secepat itukah perasaan kita berubah? Aku masih berharap semua ini mimpi. Dan ada seseorang yang berbaik hati membangunkan aku dari mimpi buruk ini.

Sungguh, aku tak kuasa menahan perih ini. Aku benci kenapa perpisahan ini terjadi juga. Padahal, aku masih berharap bisa memanggilmu 'hubby' suatu saat nanti. Tapi pengharapan itu memang tak akan terjadi sampai kapanpun.

Mungkin benar tweet pagi hari itu yang berisi tentang segala sesuatu yang berlebihan akan menyakiti diri. Ya, aku merasakannya kini.

Don't trust too much.
Don't love too much.
Don't hope too much.
Because that too much can hurt you so much.

Aku memang terlalu mempercayaimu, terlalu mencintaimu, dan terlalu berharap padamu. Dan inilah hasil yang kudapat, menyakitiku terlalu banyak.

Aku benci kamu, benci ketidaktegasanmu. Bukankah kamu berkata akan terus memperjuangkan cinta kita bersama? Inilah yang paling kusesali darimu, ketidaktegasanmu!!

Sekarang aku harus merunut pagi tanpa suaramu diujung telpon. Kini, tak akan ada lagi pesan singkatmu yang mampir di inbox ku untuk mengatakan selamat pagi.

Sudahlah, kamu tak usah merasa bersalah. Tak perlu risaukan rasa sakitku ini, aku disini baik-baik saja. Hanya butuh waktu saja untuk bisa ikhlas menerimanya. Aku tahu, Tuhan yang Maha Penyayang sedang memelukku dalam pelukan terhangatNya.

With Love for You :')

@AchyNova

No comments:

Post a Comment