Sudah tiga pekan aku mulai menyelami dunianya. Dengan tangan terbuka, pria ini mempersilakanku menjamah dan ikut bergabung dengan dunia kecilnya. Sebuah dunia sederhana yang berisi gelak tawa para anak jalanan. Setiap petang, saat senja bersiap pulang keperaduan, pria ini sudah siap menjemputku. Dengan senyuman manisnya, dia menungguku di halte sebrang jalan, dan segera melaju ke tempat singgah yang sudah menjadi bagian duniaku juga.
"Ya, seperti ini, Cha, ini dunia Key. Demi Tuhan, mereka adalah harta yang paling Key cintai didunia, selain ibu tentunya."
ucapnya lembut seraya menjelaskan.
Aku hanya tersenyum, pria ini benar-benar membuatku jatuh cinta dengan sosoknya. Aku merasa malu, sekaligus bangga. Tuhan tahu cara-cara terindah untuk mengenalkan makhluk ini padaku.
Key, begitulah pria ini disapa. Seorang penata musik yang dimiliki kotaku tercinta. Ya, Paris van Java memang memiliki manusia-manusia berkualitasnya. Termasuk dia. Key, sang penata suara.
Kehadirannya mulai memenuhi hatiku. Kini, sosok pria yang kupuja bukan lagi kamu - pria yang selalu kujelajahi dunianya dari sudut keabstrakan dunia maya. Pria yang saat ini dihadapanku, adalah pria yang penuh kharisma. Aku tak lagi melulu terpusat dengan ocehanmu. Tak lagi berkutat dengan kabarmu. Tentu saja, tak lagi dengan rutin mengunjungi akun path-mu. Semua berubah! Dan aku mengikuti perubahan itu. Aku fikir hal ini yang kamu inginkan. Saat aku benar-benar pergi menjauh bahkan menghilang dari kehidupanmu.
Mungkin ini terlalu cepat, tiga pekan mengenalnya, nyatanya sudah membuatku jatuh cinta. Aku hanya berusaha memahami, kadang cinta hadir tak mesti melulu menunggu waktu yang lama. Dan inilah yang kurasakan. Jatuh cinta dengan sangat kepada pria yang tepat. Rasanya menyenangkan. Aku tak perlu sibuk dengan rasa khawatir saat aku mencintainya. Kepada pria ini, setidaknya kami masih sama-sama dengan tegas melempar rindu dan cemas. Berbeda dengan kamu, rindu dan rasa cemas itu hanya setia kurasakan sendiri.
Ah, kenapa aku harus sibuk membandingkan pria ini dengan kamu, ya? Padahal sudah jelas, pria ini melebihi apapun dari kamu.
Semoga kamu berbahagia sepertiku, (yang pernah ku) cinta(i).
With love for you :’)
@AchyNova™
14 Oktober 2013.
No comments:
Post a Comment