Tuhan,
Kenapa Engkau tak mempermudah hidupku?
Aku tidak bermaksud mengeluh. Tapi harus aku akui aku lelah. Hidupku tak mudah.
Kenapa Engkau tak membiarkan ketika aku jatuh Cinta pada hambaMu, lalu aku berharap bersama dia, Kau persatukan saja kami. Bahkan saat itu aku yakin, aku dan dia sama-sama jatuh Cinta.
Kau pisahkan kami, dan kau beri dia pengganti dan mempersatukan mereka. Padahal yang terjadi dalam hidupnya saat ini adalah apa yang aku inginkan.
Perkara itu sungguh bukanlah perkara yang sulit bagiMu. Engkau yang merajai seluruh alam semesta, tak sulit jika engkau mengabulkan harapku ini.
Iya. Engkau pun memang memberi penggantinya, tapi dengan drama-drama yang melelahkan hati.
Aku masih tetap menerima, cerita hidup yang belum manis ini. Aku masih percaya di akhir aku pun akan menemukan kebahagiaan.
Kau mendekatkan aku dengan pria yang sungguh menjadi keinginanku. Tapi kenapa jalan cerita masih tetap tak mudah, Tuhan. Bahkan ketika kuharap dia yang terakhir untukku. Ketika kuharap Engkau mempersatukan kami dalam ikatan suci, aku masih harus menerima kenyataan lagi, Engkau belum mau membuat kami bersama.
Engkau beri dia sakit yang membuatnya memilih mundur demi kebahagiaan aku. Tapi perasaanku padanya tak pernah berkurang sedikitpun. Apakah ini akhirnya aku dan dia, tak bisa bersama?
Setelahnya cerita sulit apa lagi yang akan Kau beri untukku? Kenapa tak mempermudah hidupku, Tuhan?
No comments:
Post a Comment