Hai sayang, hari ini adalah tanggal sepuluh September dua ribu empat belas. Tepat sebulan kita menjalani hubungan ini. Memang tak mudah, karena aku yakin kita masih terus beradaptasi untuk bisa saling memahami isi kepala kita yang terkadang tak sejalan.
Aku tahu, kamu pun masih sering dikagetkan dengan sikapku yang terkadang melontarkan permintaan yang menurut kamu 'gak jelas (baca: geje)' itu. Seperti hari minggu kemarin, aku memaksamu untuk membuka blog ku tepat ditanggal delapan. Kau bersikeras menanyakan alasan kenapa harus ditanggal delapan kaubuka blog-ku. Dan aku hanya menjawab "pokoknya buka aja". Kau mengernyitkan kening, tanda betapa kau merasa heran dengan sikapku itu.
Kau juga terkadang harus memahami (lagi dan lagi), ketika kepalaku mulai beranalisa tentang korelasi antara perempuan mantanmu dan kisah gadis sebungkus roti dan teh kotak di pagi hari, apakah mereka sama atau berbeda. Meski sebenarnya bukan itu maksud aku. Bukan bermaksud membahas masa lalumu, hanya sekedar ingin tahu saja. Semuanya kulakukan tak lebih supaya aku tahu wanita seperti apa mereka itu. Barangkali ada hal baik dari mereka yang bisa kuambil dan kucontoh supaya kamu senang. Meski aku tahu, aku dan mereka berbeda.
Sayang, aku pun sekarang sedang belajar memahamimu. Karena hingga detik ini, sesekali perasaan kau belum sepenuhnya mencintaiku masih ada. Apalagi saat kita tak bertatap, aku merasa kau tak mencintaiku, karena tak adanya kata2 cinta dari percakapan blackberry messengermu. Dan keraguanku pun hilang ketika kita berjalan dan menghabiskan waktu bersama, aku merasa kau memang sayang padaku.
Mungkin kamu benar, kamu bukanlah tipe lelaki yang romantis. Kamu cuek, dan memang itulah kamu. Aku harus bisa memahaminya, meski terkadang aku mendamba kamu bisa romantis padaku. Aku berusaha tak banyak menuntut apapun dari kamu. Aku terus berusaha menjadi gadis yang bisa memahami keadaanmu. Aku tak mau terlalu menuruti ego. Karena aku paham, landasan sebuah hubungan adalah kepercayaan dan saling memahami.
Sayang, barangkali bukan lagi cinta yang aku rasakan untukmu sekarang. Melainkan sebuah rasa sayang dimana aku tak mau kehilangan kamu. Dan aku harap kamu pun memiliki perasaan yang sama untukku.
Maaf untuk aku yang masih menjadi gadis menyebalkan dengan analisa-analisa anehnya. Yang terkadang meminta sesuatu hal dengan ke-lebay-annya. Tetaplah memahami aku, dan tuntun aku menjadi lebih dewasa lagi dalam bersikap.
Selamat tanggal Sepuluh untuk yang pertama kalinya. Keep love me, and I hope our relationShip will long last.
With love for you ;)
@Achynova
No comments:
Post a Comment